Ongkos menggunakan angkutan kota (angkot) yang biasanya Rp4.000 kini naik menjadi Rp5.000 untuk sekali perjalanan. Sementara biaya ojek online naik dari Rp14 ribu ke Rp15 ribu.
Melihat biaya hidup yang semakin mahal, Naely merasa upah pekerja perlu dinaikkan, apalagi ongkos menuju kantor semakin mahal.
Baca Juga:
Masuki 130 Tahun BRI Rebranding Strategis, Targetkan Milenial hingga Korporasi
"Sebaiknya naik sekitar 30 sampai 40 persen buat menutupi biaya ke kantor karena sekarang ongkosnya sudah naik," ujar Naely.
Saat ditanya mengenai ancaman resesi yang tengah gencar didengungkan sejumlah lembaga internasional, ia mengaku tak mengetahui.
Ia hanya tahu mengenai kondisi inflasi secara terbatas.
Baca Juga:
Anak Muda Pilih Skincare Sesuai Bujet, Tak Gampang Tergiur Iklan
"Tahunya cuma inflasi, di situ harga-harga barang naik," ujarnya.
Senada, Canela, warga Medan, juga mengaku terbebani dengan kenaikan harga barang saat ini.
Biaya yang paling terasa berat baginya adalah makanan dan BBM. Maka dari itu, ia merasa upah karyawan perlu dinaikkan.