Sehingga pihaknya mampu mendorong rata-rata success rate klaim JHT dari 55,05% di bulan Januari 2021 menjadi 95,01% di bulan Desember 2021.
Capaian tersebut terus meningkat, hingga pada semester pertama tahun 2022 success rate BPJAMSOSTEK mencapai 99,51%.
Baca Juga:
BPJAMSOSTEK Targetkan Seluruh Pekerja Sulteng Terdaftar dalam Program Jamsostek Tahun 2025
Menurut Roswita, catatan tersebut menunjukkan hampir seluruh klaim yang diajukan oleh peserta dapat dibayarkan.
Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya meningkatkan kemudahan dan kecepatan proses klaim.
Salah satunya dengan meluncurkan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) yang mampu memangkas waktu pencairan klaim JHT dari yang awalnya rata-rata 10-15 hari menjadi hanya 10-15 menit. Selain itu proses klaim juga menjadi lebih mudah karena dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.
Baca Juga:
BPJAMSOSTEK dan Pemprov Sulut Tingkatkan Perlindungan Tenaga Kerja Jasa Konstruksi
Terkait dengan perluasan kepesertaan, lanjut Roswita, BPJAMSOSTEK menargetkan 70 juta peserta aktif pada tahun 2026.
Pihaknya menjalankan berbagai strategi antara lain melakukan intensive collaboration dengan Kementerian/Lembaga, memberikan kemudahan peserta dengan memperluas kanal daftar & bayar iuran, serta terus menggenjot promosi, sosialisasi, dan edukasi.