Sebaiknya bibit telah memiliki tiga sampai empat helai daun. Tanam bibit caisim di atas bedengan dengan jarak tanam 10 x 15 cm.
Kemudian siram dengan air untuk mempertahankan kelembapan.
Baca Juga:
Pemkab Kepulauan Seribu Dorong Pemberdayaan Wanita untuk Dukung Ketahanan Pangan Daerah
3. Perawatan budidaya caisim
Hal yang perlu diperhatikan dalam budiaya caisim adalah penyiraman, terutama saat musim kemarau. Pada musim kemarau penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore.
Namun, apabila matahari tidak terlalu terik bersinar cukup dilakukan pada sore atau pagi hari saja. Adapun penyulaman dilakukan apabila ada tanaman yang mati atau layu.
Baca Juga:
Pemprov Kaltara Terus Gaet Investor untuk Investasi pada Potensi Lokal
Penyulaman menggunakan tanaman baru dari hasil penyemaian sebelumnya. Selanjutnya tahap penyiangan, biasanya dilakukan dua sampai empat kali selama masa penanaman caisim, disesuaikan dengan kondisi keberadaan gulma pada bedeng penanaman.
Penyiangan gulma diperlukan pada usia tanaman satu minggu sejak dipindahkan. Caisim termasuk sayuran daun yang digemari terutama bila ditanam di dataran rendah.
Hama yang sering menyerang adalah sejenis kutu dan walang sangit yang bisanya menyebabkan daun caisim bolong-bolong.