Level 5,0 tersebut menggambarkan kondisi penerbangan yang hampir kembali normal meski gangguan masih terasa, dengan situasi tercatat sekitar pukul 18.30 WIB.
“Average delay tercatat sekitar 90 menit untuk kedatangan dan 67 menit untuk keberangkatan,” terang Gerry.
Baca Juga:
Cuaca Buruk Picu Harga Bawang Merah Melonjak di Pasar Mardika, Pemerintah Diminta Bertindak
Ia mengimbau penumpang agar bersabar dan menyiapkan waktu tambahan bagi yang masih harus melakukan perjalanan udara dari dan menuju Jakarta.
“Mohon bersabar bagi yang masih harus melakukan penerbangan ke atau dari Jakarta hari ini dan siap-siap spend waktu ekstra di bandara,” ungkapnya.
Dampak cuaca buruk di Jakarta, lanjut Gerry, juga telah menjalar ke sejumlah bandara besar lainnya di Tanah Air.
Baca Juga:
Tragedi Cuaca Buruk di Ambon: Anak Tewas Tertimbun Longsor, Pria Dewasa Tertimpa Pohon
Beberapa bandara seperti Surabaya Juanda, Bali Ngurah Rai, dan Makassar Sultan Hasanuddin tercatat berada pada disruption index yang sama.
“Bandara Surabaya Juanda (SUB/WARR), Bali Ngurah Rai (DPS/WADD), dan Makassar (UPG/WAAA) juga berada dalam disruption index 5.0, jadi dampak dari cuaca buruk Jakarta sudah merambat ke bandara-bandara lain,” terangnya.
Gerry juga mengingatkan potensi munculnya keluhan penumpang terkait kompensasi akibat keterlambatan penerbangan.