Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi komitmen PLN dalam menempatkan aspek lingkungan sebagai bagian integral dari bisnis perusahaan.
Ia menegaskan aksi ini bukan hanya seremoni, melainkan langkah nyata untuk memulihkan Sungai Ciliwung yang memiliki peran vital bagi masyarakat Jawa Barat hingga Jakarta.
Baca Juga:
Keandalan Listrik Jawa Meningkat, PLN Pastikan Pasokan Energi Primer Tetap Aman
“Upaya inisiatif dari PLN ini patut kita apresiasi. Mengubah paradigma bisnis menjadi berbasis lingkungan adalah langkah luar biasa yang harus menjadi teladan bagi semua pihak,” ujar Hanif.
Hanif menambahkan, Sungai Ciliwung yang melintasi lima wilayah administratif Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.
Namun, hasil pemantauan Semester I 2025 menunjukkan bahwa mutu air Ciliwung tercemar hingga 95,5 persen.
Baca Juga:
Pemerintah Percepat Pemerataan Listrik, 225 Ribu Rumah Tangga Jadi Sasaran BPBL 2026
Karena itu, ia menekankan perlunya kolaborasi lintas pihak untuk memulihkan kondisi sungai.
“Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan. Dengan kebersamaan, kita bisa menjaga sungai tetap lestari. Jangan pernah putus asa, terus sampai Ciliwung kembali bersih. PLN andal dan terbaik,” tegasnya.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa tanggung jawab PLN tidak hanya sebatas menghadirkan listrik andal bagi masyarakat, tetapi juga menjaga bumi dari ancaman krisis iklim.