WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) menyatakan komitmennya dalam mendukung kebijakan Work From Home (WFH) yang saat ini diterapkan oleh pemerintah.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui upaya menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah, serta menghadirkan kemudahan layanan kelistrikan berbasis digital melalui aplikasi PLN Mobile.
Baca Juga:
Dukung Transisi Energi Bersih, PLN Hadirkan SPKLU Center Modern di Tanjung Priok
Penerapan sistem kerja dari rumah telah mendorong peningkatan aktivitas masyarakat di lingkungan rumah tangga.
Kondisi ini berdampak langsung pada meningkatnya penggunaan berbagai perangkat elektronik seperti laptop, komputer, pendingin ruangan (AC), hingga perangkat pendukung kerja lainnya.
Intensitas penggunaan yang lebih tinggi tersebut secara otomatis menyebabkan kebutuhan konsumsi listrik ikut mengalami kenaikan.
Baca Juga:
PLN Catat Laba Bersih Rp7,26 Triliun di Tengah Gejolak Nilai Tukar Global
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto mengatakan bahwa peningkatan aktivitas di rumah selama WFH mendorong kebutuhan daya listrik yang lebih besar.
Ilustrasi masyarakat tetap produktif ketika menjalani Work From Home berkat keandalan dan layanan listrik yang mudah diakses melalui PLN Mobile.
“Penggunaan perangkat elektronik saat bekerja dari rumah lebih intens dan berlangsung lebih lama, sehingga kebutuhan daya listrik ikut meningkat. Pelanggan dapat menyesuaikan kebutuhan tersebut melalui layanan tambah daya yang tersedia di PLN Mobile secara praktis,” ujar Gregorius.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PLN menghadirkan solusi praktis melalui fitur tambah daya yang dapat diakses langsung oleh pelanggan lewat aplikasi PLN Mobile.
Layanan ini memungkinkan pelanggan untuk menyesuaikan kapasitas listrik sesuai kebutuhan tanpa harus datang ke kantor layanan.
Ia menambahkan, PLN Mobile juga menyediakan berbagai layanan kelistrikan dalam satu aplikasi, mulai dari tambah daya hingga layanan lainnya.
Ilustrasi petugas PLN saat melakukan penggantian Miniature Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter pelanggan yang melakukan tambah daya listrik.
“Selain tambah daya, pelanggan juga dapat melakukan pembayaran tagihan listrik, pembelian token, pengajuan pasang baru, hingga catat meter mandiri dalam satu aplikasi,” imbuh Gregorius.
Adapun proses pengajuan tambah daya terbilang mudah dan cepat. Pelanggan cukup membuka aplikasi PLN Mobile, kemudian memilih menu Ubah Daya dan Migrasi, memasukkan ID Pelanggan atau nomor meter, melengkapi data yang diperlukan, serta melanjutkan proses hingga tahap pembayaran. Seluruh tahapan dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi tersebut.
Tidak hanya itu, PLN Mobile juga menyediakan fitur pengaduan bagi pelanggan yang mengalami gangguan kelistrikan.
Melalui menu Pengaduan, pelanggan dapat menyampaikan laporan secara lengkap dengan melampirkan foto, deskripsi permasalahan, serta menentukan waktu kunjungan petugas sesuai kebutuhan.
“Dalam satu aplikasi, pelanggan dapat mengelola kebutuhan listriknya dengan lebih mudah dan praktis sesuai dengan aktivitas sehari-hari,” tutup Gregorius (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]