WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ketua Umum Amdatara, Karyanto Wibowo mengatakan pemerintah perlu mengintervensi kenaikan harga plastik, agar pelaku industri tidak semakin khawatir. Jika tidak, maka kenaikan harga produk semakin tak terhindarkan. Bukan tidak mungkin dampaknya bisa sampai pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan karena cost produksi naik.
Kenaikan harga plastik di dalam negeri menimbulkan guncangan dari para pelaku usaha. Misalnya yang disuarakan Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara) yang meminta kepada pemerintah untuk melakukan intervensi agar kenaikan harga bahan baku plastik bisa ditekan.
Baca Juga:
Tambang Mati, Rakyat Tercekik: Ketika Negara Gagal Hadir di Jalan Houling
“Dampak yang sudah terlihat, yakni mulai terjadinya penyesuaian harga jual di tingkat ritel, kelangkaan bahan baku di beberapa daerah, penurunan volume produksi, terutama pada UMKM AMDK, dan ancaman PHK massal yang mengintai ribuan tenaga kerja di sektor ini," ungkap Karyanto kepada melansir CNBC Indonesia, Senin (13/4/2026).
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli pun merespons hal ini. Menurutnya, pemerintah lintas kementerian sudah mulai mendiskusikan kebijakan apa yang nanti akan dikeluarkan. Namun dia belum berani mengungkapkan kebijakan tersebut.
"Antisipasi kan kita tetap saya sampaikan. Antisipasi itu sifatnya kan kita lintas ke menteri, kementerian," kata dia saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.
Baca Juga:
Akibat Bencana Perusahaan Banyak Tutup, Masyarakat Terancam PHK
"Dan di sinilah kalau ada isu-isu Apa? yang dipimpin oleh Kementerian-kementerian Perekonomian, disitu kemudian kita bahas semua sama-sama dan itu kan melintas tidak hanya Kemenaker, ada Kementerian Perindustrian, ada Kementerian Perdagangan, ya dan kementerian apalagi yang lain itu dan semua itu sifatnya kan harus kita jawab secara komprehensifnya," tuturnya.
Sebelumnya, Karyanto mengatakan kenaikan harga bahan baku plastik sudah berdampak serius kepada industri AMDK, karena kemasannya mayoritas masih menggunakan plastik.
"Kenaikan harga bahan baku plastik saat ini sangat berdampak signifikan terhadap industri AMDK, karena hampir seluruh kemasan AMDK menggunakan plastik, terutama polyethylene terephthalate (PET) resin untuk botol, high-density polyethylene (HDPE) untuk galon, serta polypropylene (PP) untuk tutup dan label," kata Karyanto.