Kepala ITPC Busan, Husodo Kuncoro Yakti, mengatakan tingginya potensi transaksi dalam pameran itu menunjukkan besarnya minat pasar Korea Selatan terhadap produk florikultura Indonesia.
“Capaian potensi transaksi selama International Horticulture Goyang tahun ini menunjukkan bahwa produk florikultura dari Indonesia mempunyai peluang yang cukup baik di Korea Selatan. Kami akan menindaklanjuti potensi ini,” kata Husodo.
Baca Juga:
Produk Kecantikan RI Unjuk Gigi di Pameran Cosmoprof Worldwide Bologna
Ia menambahkan, ITPC Busan sebelumnya telah menjalin kerja sama promosi kopi dengan Pemerintah Kota Goyang pada 2025. Menurut dia, hubungan baik tersebut dapat terus dimanfaatkan untuk memperluas promosi produk Indonesia, termasuk sektor florikultura.
Sementara itu, Koordinator Bidang Sertifikasi dan Kompetensi ASBINDO, Virginanty, menyampaikan antusiasmenya atas tingginya perhatian pengunjung terhadap Paviliun Indonesia.
Menurut dia, tanaman hias dan bunga potong asal Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi importir maupun masyarakat umum yang menghadiri pameran.
Baca Juga:
Dorong Ekspansi ke Pasar Global, Produk Pangan Indonesia Tampil di China Food Trade Fair 2026
“Kami sangat senang dapat berkolaborasi bersama ITPC Busan untuk mempromosikan tanaman hias dan bunga potong Indonesia di Korea Selatan. Keindahan bunga dan tanaman adalah bahasa universal,” ujar Virginanty.
Ia optimistis kerja sama promosi tersebut akan semakin memperkenalkan produk florikultura Indonesia di pasar internasional dan meningkatkan minat konsumen Korea Selatan terhadap tanaman hias asal Tanah Air.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.