Kepala ITPC Busan, Husodo Kuncoro Yakti, mengatakan tingginya potensi transaksi dalam pameran itu menunjukkan besarnya minat pasar Korea Selatan terhadap produk florikultura Indonesia.
“Capaian potensi transaksi selama International Horticulture Goyang tahun ini menunjukkan bahwa produk florikultura dari Indonesia mempunyai peluang yang cukup baik di Korea Selatan. Kami akan menindaklanjuti potensi ini,” kata Husodo.
Baca Juga:
Diduga Dikeroyok Usai Tegur Pengisian BBM, Jurnalis Tajam24 Lapor ke Polda Jambi
Ia menambahkan, ITPC Busan sebelumnya telah menjalin kerja sama promosi kopi dengan Pemerintah Kota Goyang pada 2025. Menurut dia, hubungan baik tersebut dapat terus dimanfaatkan untuk memperluas promosi produk Indonesia, termasuk sektor florikultura.
Sementara itu, Koordinator Bidang Sertifikasi dan Kompetensi ASBINDO, Virginanty, menyampaikan antusiasmenya atas tingginya perhatian pengunjung terhadap Paviliun Indonesia.
Menurut dia, tanaman hias dan bunga potong asal Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi importir maupun masyarakat umum yang menghadiri pameran.
Baca Juga:
Arab Saudi Jadi Pasar Potensial Produk Indonesia, Kemendag Perkuat Promosi dan Business Matching
“Kami sangat senang dapat berkolaborasi bersama ITPC Busan untuk mempromosikan tanaman hias dan bunga potong Indonesia di Korea Selatan. Keindahan bunga dan tanaman adalah bahasa universal,” ujar Virginanty.
Ia optimistis kerja sama promosi tersebut akan semakin memperkenalkan produk florikultura Indonesia di pasar internasional dan meningkatkan minat konsumen Korea Selatan terhadap tanaman hias asal Tanah Air.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.