Dia menyebut bahwa konsep yang akan diusung kemungkinan adalah sport tourism, karena kegiatan olah raga yang sudah terbentuk di kawasan GBK. Hanya saja semua hal itu akan ditingkatkan.
"GBK ya tetap ada GBK-nya, tapi semuanya akan kita tingkatkan, kita sempurnakan menjadi standar internasional atau world class standard, sehingga ini juga bisa memberikan satu sentral ekonomi baru di Jakarta," ujarnya.
Baca Juga:
Hotel Sultan Dikosongkan, Barang Harus Dimbil PT Indobuildco Paling Lambat 6 Bulan ke Depan
Dalam kesempatan itu, Pria yang menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM itu juga menegaskan bahwa potensi pariwisata di Indonesia sangat besar. Namun perlu, dikembangkan dari sisi kenyamanan, logistik, transportasi, aksesbilitas, kebersihan dan lainnya.
Untuk itu Danantara akan berperan aktif untuk melihat destinasi-destinasi baru untuk pariwisata. Terlebih saat ini, jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia masih kalah dari negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Singapura. Pemerintah juga berkeinginan untuk meningkatkan rerata pengeluaran wisatawan yang berada di Indonesia.
"Jadi kita bisa mengambil semua lapisan dari pariwisata yang lebih mass market, tapi juga yang high end atau yang lebih ke experience," tutupnya.
Baca Juga:
Soal Eksekusi Hotel Sultan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum Kemensetneg
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.