“Kami memperkirakan sampai akhir Desember kurang lebih Rp 16 sampai Rp 18 triliun yang perlu diselesaikan oleh pemerintah Jakarta,” ungkapnya.
Pramono juga menyebut jika dana tambahan dari pusat benar-benar dikirim ke Bank Jakarta, maka seluruhnya akan dimanfaatkan untuk membayar kewajiban tersebut.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo–Gibran Apresiasi Lonjakan Investasi Jakarta, Aglomerasi Jabodetabekjur Dinilai Kian Strategis bagi Ekonomi Nasional
“Jadi artinya dana itu pun masih kurang. Maka, dengan demikian, saya malah kalau Pak Menteri Keuangan jadi mentransfer ke Bank Jakarta Rp 10 triliun, saya pasti akan manfaatkan untuk itu,” imbuhnya.
Ia menegaskan kembali bahwa pernyataan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengenai adanya dana sebesar Rp 14,6 triliun milik Pemprov DKI di bank daerah memang benar adanya, namun konteksnya bukan dana mengendap.
Dana tersebut merupakan bagian dari strategi pengelolaan keuangan daerah yang akan segera disalurkan untuk berbagai pembayaran proyek dan program pemerintah pada akhir tahun.
Baca Juga:
Kemacetan Jakarta Kian Parah: Saatnya Pramono–Rano Mengakhiri 6,5 Tahun Kepemimpinan Syafrin Liputo di Dishub DKI
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.