"Jika data IHK besok tetap berada di sekitar 5,0 persen berdasarkan konsensus pasar, dan jika IHK inti tidak turun secara signifikan, kemungkinan akan terus mendukung kenaikan harga minyak," kata analis CMC Markets, Leon Li, dikutip dari Reuters.
Sementara pasar minyak turun tajam minggu lalu, harga naik pada Jumat (5/5/2023) dan Senin (8/5/2023) karena kekhawatiran resesi mereda di AS, konsumen minyak terbesar dunia, dan beberapa pedagang melihat penurunan minyak mentah selama tiga minggu karena kekhawatiran permintaan berlebihan.
Baca Juga:
Bank Indonesia: Inflasi November 2024 Terkendali dan Menurun Secara Tahunan
Juga mendukung harga minyak, provinsi Kanada Alberta mengumumkan keadaan darurat selama akhir pekan sebagai tanggapan atas kebakaran hutan yang telah menelantarkan hampir 30.000 orang dan mendorong produsen energi untuk menutup setidaknya 280.000 barel setara minyak per hari, lebih dari 3,0 persen dari produksi Kanada.[sdy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.