Kesuksesan ini tidak hanya mencerminkan kualitas produk yang
ditawarkan, tapi juga efektivitas strategi promosi dan jaringan yang sebelumnya telah dibangun.
Di hari ketiga, Paviliun Indonesia berhasil membukukan transaksi potensial sebesar USD 218 ribu,
sehingga total potensi transaksi selama MICE 2024 mencapai USD 427 ribu atau Rp6,84 miliar, ditambah nilai transaksi LoI sebesar USD 39,62 ribu atau Rp635 juta.
Baca Juga:
ITPC Mexico City Gelar Business Pitching dengan UMKM Indonesia
“Kesuksesan partispasi Indonesia pada MICE 2024 ini menjadi momentum bagi produk kopi nasional untuk semakin dikenal di Australia. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan volume ekspor kopi Indonesia, sehingga semakin berdaya saing di tengah maraknya berbagai jenis kopi dari negara kompetitor lainnya,” pungkas Christhophorus.
[Redaktur: Tumpal Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.