Bila memang kau tak bisa bersama
Jika lelah dan keluhkan semua rasa
Lepaskan genggam tanganmu
Jangan paksakan tuk rindu
Kan kututup semua ruang dihatiku
Bila memang kau tak bisa bersama
Jangan paksakan hati tuk terus mencinta
Relakanlah saja ini
Kan kusimpan kisah ini
Dan kututup semua ruang dihatiku
Baca Juga:
Pemkab Tapteng Terima Opini WDP, Masinton: Ini Menjadi Motivasi untuk Bekerja Lebih Baik
Oh ho
Bila memang kau tak bisa bersama
Jika lelah dan keluhkan semua rasa
Lepaskan genggam tanganmu
Jangan paksakan tuk rindu
Kan kututup semua ruang dihatiku
Bila memang kau tak bisa bersama
Jangan paksakan hati tuk terus mencinta
Relakanlah saja ini
Kan kusimpan kisah ini
Dan kututup semua ruang dihatiku
Relakanlah saja ini
Kan kusimpan kisah ini
Dan kututup semua ruang dihatiku
Baca Juga:
Bupati Tapteng Wanti-wanti Kepala Desa untuk Tidak Melakukan Penyelewengan Dana Desa
Disebutkan Opik yang diamini Ifan, syair dan lagu ini adalah sebuah karya yang sudah mengendap lama dalam memori karya mareka yang nyarik tidak ingat. Namun, lantaran diingatkan oleh para sahabat mereka sehingga tersegarkan kembali sehingga dilunaskan.
“Lagu ini, sebenarnya sudah lama ada, ttapi sempat terlupakan, kemudian kawan-kawan ingatkan. Ya, lalu kami selesaikan,” ujar Opik.
Lebih lanjut oleh Produser, Octav Panggabean, eksposur di ruang publik lagu ini semakin memperluas jangkauan, menjadikan lagu ini tidak hanya didengar, tetapi juga terlihat dan dirasakan.