Menurut Tri, keterhubungan dengan mitra global dapat memperkuat inovasi, meningkatkan daya saing industri manufaktur dalam negeri, serta membangun ekosistem industri yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika ekonomi global.
"Sinergi antarnegara BRICS memiliki peran strategis agar transformasi industri dapat berjalan secara inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. Kemenperin melihat potensi besar pengembangan kerja sama di bidang Artificial Intelligence, Internet of Things, Big Data, industrial robotics, hingga digital standardization untuk memperkuat keterhubungan industri di antara negara-negara BRICS," kata Tri.
Baca Juga:
Kemenperin Perkuat Ekosistem Industri Olahraga Nasional, Dorong Produk Lokal Kuasai Pasar Domestik dan Ekspor
Selain memperkuat kolaborasi teknologi, Kemenperin juga terus mendorong pengembangan startup industri dan ekosistem inovasi digital guna mendukung transformasi digital industri kecil dan menengah (IKM).
Menurut Kemenperin, harmonisasi standar digital serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia industri menjadi aspek penting untuk menghadapi era industri berbasis teknologi yang berkembang semakin cepat.
Sebagai bagian dari implementasi Making Indonesia 4.0, Kemenperin telah menjalankan berbagai program strategis, antara lain pendampingan transformasi digital industri, pengembangan pusat kapabilitas industri 4.0, hingga penguatan program pengembangan talenta industri.
Salah satu program unggulan yang terus diperluas adalah E-Smart IKM. Program tersebut telah membantu lebih dari 20.000 pelaku IKM memanfaatkan platform digital untuk mengembangkan usaha dan memperluas pemasaran produk mereka.
Baca Juga:
Kemenperin Pastikan Insiden Pecah Pipa di PT MCCI Tak Ganggu Pasokan PTA Nasional
Melalui partisipasi dalam forum BRICS tersebut, Kemenperin berharap dapat memperluas peluang kerja sama internasional sekaligus mempercepat transformasi industri nasional menuju sektor manufaktur yang lebih modern, kompetitif, dan berkelanjutan.
Sumber: Kemenperin
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.