WAHANANEWS.CO, Jakarta - Duit investasi ratusan triliun membuat KEK Gresik kian sesak untuk menampung ekspansi industri yang terus berdatangan.
Pemerintah kini mendorong perluasan Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Gresik di Jawa Timur setelah kawasan tersebut mencatatkan investasi kumulatif Rp 113,4 triliun hingga kuartal I-2026.
Baca Juga:
Pemkab Tapteng Peringkat 1 Capaian Realisasi Investasi Tahun 2025
Besarnya realisasi investasi itu membuat KEK Gresik dinilai membutuhkan ruang pengembangan baru agar minat investor dapat diakomodasi dan tidak berhenti sebagai peluang di atas kertas.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Sekretaris Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, mengatakan pemerintah memberi dukungan penuh terhadap rencana perluasan KEK Gresik.
“Pemerintah mendukung penuh perluasan KEK Gresik, agar peluang dan potensi investasi yang ada dapat segera direalisasikan dan dikonversi menjadi aktivitas ekonomi dan lapangan kerja,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (14/6/2026).
Baca Juga:
Soal Kebijakan Ekspor Satu Pintu RI Lewat PT DSI, Ini Respons Singapura
Dukungan pemerintah itu diberikan karena kebutuhan pengembangan kawasan terus meningkat seiring tingginya minat investasi yang masuk ke KEK Gresik.
Sejak ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2021, KEK Gresik tumbuh menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur.
Kawasan tersebut juga berkembang sebagai salah satu kawasan industri terintegrasi yang memiliki peran besar dalam mendorong industrialisasi dan penciptaan lapangan kerja.