WahanaNews.co, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Trans Jabar Tol (TJT) akan membuka jalur fungsional sebagian pada Seksi 3 Jalan Tol Ciawi–Sukabumi (Bocimi) sepanjang 5 kilometer selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.
Jalur tersebut membentang dari Simpang Susun Cibadak/Parungkuda hingga Akses Karangtengah di Kabupaten Sukabumi, dan akan difungsionalkan mulai 14 hingga 29 Maret 2026.
Baca Juga:
Kementerian PU Percepat Perbaikan Jalan Nasional di Lampung Jelang Mudik Lebaran 2026
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pengoperasian jalur fungsional ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperlancar arus lalu lintas selama musim mudik.
“Selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 akan difungsionalkan sebanyak 10 ruas jalan tol tambahan dengan total panjang sekitar 291 kilometer. Hal ini diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan di sejumlah titik pada jalan nasional,” ujar Dody.
Menurut dia, keberadaan jalur fungsional Seksi 3 Tol Bocimi diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik rawan macet, seperti Pasar Cibadak, Simpang Cikidang, Simpang Cibadak/Simpang Ratu, hingga Jembatan Pamuruyan.
Baca Juga:
Skandal Politik Balas Budi di Muaro Jambi, Bupati Bambang Bayu Suseno Bungkam!
Selama masa operasional fungsional, pengguna jalan tidak akan dikenakan tarif alias gratis. Jalur ini akan dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB, dengan waktu operasional yang dapat berubah sesuai kondisi lalu lintas berdasarkan evaluasi bersama pihak terkait.
Adapun jalur ini diperuntukkan bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari arah Bogor menuju Karangtengah maupun sebaliknya. Kendaraan dari Gerbang Tol Parungkuda tidak dapat langsung mengakses jalur tersebut.
Dari sisi teknis, jalur fungsional hanya dapat dilalui kendaraan Golongan I non-bus dengan tinggi maksimal 2,1 meter dan batas kecepatan maksimum 40 kilometer per jam.
Kementerian PU memastikan jalur tersebut telah memenuhi standar keselamatan dasar, di antaranya melalui perkerasan beton, pemasangan rambu lalu lintas, barrier pengaman, serta dukungan kendaraan operasional dan petugas di lapangan.
Fasilitas tambahan seperti kamar mandi portabel juga telah disiapkan.
Meski demikian, pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati, terutama mengingat kondisi cuaca hujan yang masih kerap terjadi di wilayah tersebut. Pengendara diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima, menyalakan lampu, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas.
Sebagai informasi, Jalan Tol Bocimi memiliki total panjang 54 kilometer. Hingga kini, ruas yang telah beroperasi mencapai 27,25 kilometer, meliputi Seksi 1 Ciawi–Cigombong sepanjang 15,35 kilometer yang beroperasi sejak 2018, serta Seksi 2 Cigombong–Cibadak sepanjang 11,9 kilometer yang beroperasi sejak 6 Agustus 2023.
Ke depan, keberadaan Seksi 3 diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh dari Cibadak menuju Sukabumi Barat dari sekitar satu jam menjadi hanya sekitar 10 menit. Ruas ini juga diharapkan menjadi alternatif akses menuju Sukabumi dan Cianjur.
Pemerintah berharap pengoperasian jalur fungsional ini tidak hanya mengurangi kemacetan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi.
[Redaktur: Jupriadi]