Ia pun berharap keberadaan LEGO Certified Store dapat mendorong inovasi dan produktivitas dalam negeri, sekaligus memperluas kolaborasi antara pelaku usaha global dan domestik, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Langkah ini diharapkan memperkuat ekosistem perdagangan nasional dan membuka peluang keterlibatan yang lebih luas bagi pelaku usaha dalam negeri,” kata Iqbal.
Baca Juga:
Polda Jambi Gelar Rekonstruksi Kasus Tindak Pidana Rudapaksa
Sementara itu, General Manager Emerging Asia LEGO Group, Cedric Roose, menyatakan pembukaan gerai tersebut menegaskan posisi strategis Indonesia sebagai salah satu pasar utama di kawasan.
Dengan luas lebih dari 400 meter persegi, gerai di Grand Indonesia ini menjadi yang terbesar di Indonesia sekaligus di Asia Tenggara. Roose menilai hal ini mencerminkan besarnya potensi pertumbuhan Indonesia bagi LEGO Group.
Ia menjelaskan, gerai tersebut mengusung konsep yang menggabungkan unsur budaya Indonesia dengan inovasi khas LEGO. Pengunjung dapat menemukan berbagai instalasi tematik seperti komodo, becak berukuran nyata, hingga peta Indonesia berbahan LEGO.
Baca Juga:
Produk Fesyen Indonesia Catatkan Potensi Transaksi Rp17 Miliar di Pop Up Store Kobe-Jepang 2026
Selain itu, gerai ini juga dilengkapi fasilitas pembuat figur mini LEGO (minifigure factory) yang eksklusif hadir di Indonesia untuk kawasan Asia Tenggara, serta menampilkan berbagai set mainan dengan elemen teknologi yang diproduksi secara lokal.
“Gerai ini memadukan budaya Indonesia dengan inovasi LEGO sekaligus menghadirkan pengalaman bermain yang interaktif bagi masyarakat,” ujar Roose.
Ia menambahkan, LEGO Group berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan di Indonesia, baik dalam aspek komersial maupun manufaktur, setelah lebih dari satu dekade beroperasi di Tanah Air.