Berkenaan dengan perawatan kulit wajah saat terjadi musim kemarau basah saat ini, ia mengungkapkan bahwa kondisi cuaca ini sangat berpengaruh terhadap kulit. Pasalnya, pada masa ini banyak polusi dan debu sehingga udara jadi kotor.
Dia menilai pasien terkadang malas mencuci muka apalagi laki-laki. Padahal yang seharusnya tidak boleh dilupakan pada saat sudah beraktivitas di luar yaitu mencuci muka.
Baca Juga:
Masa Angkutan Lebaran 2025, Pengguna KAI Komuter Terus Alami Peningkatan
"Cuci muka disarankan tidak boleh satu kali misalnya bisa dilakukan di waktu, pagi, siang, malam dan harus pakai sabun," ujarnya.
Begitupun saat mencuci muka tidak boleh menggunakan air hangat atau panas. Setelah itu, jika pada malam hari bisa mengunakan scene care malam.
"Misalkan ini sering terjadi pada laki-laki pasti nanti banyak muncul komedo di wajah," ujarnya.
Baca Juga:
Pastikan Wilayah Tetap Bersih, DLH Kota Bandung Tugaskan 1.968 Petugas Kebersihan Selama Idulfitri
Perempuan juga bisa terjadi kasus seperti itu karena mereka sering menggunakan make-up dalam beraktivitas sehari-hari. Terkadang, selama menggunakan make-up tidak mau terkena air sehingga jarang cuci muka.
"Padahal sabun tidak cukup hanya membersihkan sisa make-up yang pernah dia pake sehingga timbul komedo yang diakibatkan kotoran yang tersumbat di pori-pori kulit," jelasnya.
Untuk itu, disaat pasien mukanya kotor, maka diberikan treatment facial untuk membersihkan kulit mukanya dari kotoran debu. Selain itu untuk membersihkan komedo yang tersumbat di pori-pori.