WahanaNews.co | Petani di Gorontalo kini sudah merasakan manfaat Kredit Usaha Pertanian (KUR) Pertanian. Persoalan klasik berupa permodalan dapat teratasi sehingga petani dapat mengembangkan budidaya pertanian.
Menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, KUR Pertanian memang diperuntukkan bagi petani.
Baca Juga:
Kanwil DJPb Sultra: Realisasi KUR 2025 Capai Rp433,7 Miliar untuk 7.307 Debitur
"Dengan KUR Pertanian, persoalan permodalan dapat teratasi. Petani dapat mengembangkan pertanian mereka dengan KUR Pertanian," ujarnya.
Untuk itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Ali Jamil, meminta para petani memanfaatkan KUR Pertanian. Pinjaman tersebut dapat diakses untuk modal awal pengembangan budi daya pertanian dari hulu hingga hilir, seperti pembelian pupuk subsidi.
"Anggaran yang besar tersebut dapat digunakan masyarakat terutama yang memiliki kemauan dan semangat tinggi untuk berkarya di dunia usaha tani," kata Ali.
Baca Juga:
Realisasi KUR Januari 2025 di Sultra Capai Rp102 Miliar untuk Ribuan Debitur
Pemanfaatan KUR juga dapat dilakukan untuk mendukung berbagai kegiatan pertanian. Mulai dari musim tanam, panen, pascapanen, hingga packaging atau pengemasan.
Menurut Direktur Pembiayaan Dirjen PSP Kementan, Indah Megahwati, petani tidak perlu khawatir untuk mengembalikan permodalan. KUR bisa dikembalikan dengan cara dicicil atau saat panen.
“Saya optimis melalui pemanfaatan KUR secara optimal, aktivitas budi daya yang dikembangkan petani akan berjalan dengan maksima,” ucap Indah. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.