Menurut Chatib, fokus pemerintah saat ini tidak hanya menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
Pemerintah juga berupaya memastikan kelompok rentan tetap terlindungi dari dampak gejolak harga.
Baca Juga:
Dugaan Penganiayaan di Soban Dairi, Polisi Wawancara Saksi
Karena itu, kebijakan ekonomi yang disiapkan diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan fiskal dan perlindungan sosial.
Pertemuan Dewan Ekonomi Nasional dengan Presiden Prabowo berlangsung ketika ekonomi global masih dibayangi sejumlah tekanan.
Tekanan tersebut mencakup perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia, gejolak pasar keuangan, serta fluktuasi nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang.
Baca Juga:
Diduga Gunakan Surat Palsu untuk Provokasi Warga, Mantan Terpidana Dilapor Ke Poldasu
Dinamika global itu membuat pemerintah perlu lebih waspada terhadap potensi rambatan ke perekonomian domestik.
Pemerintah berharap langkah antisipatif yang disiapkan sejak awal dapat meminimalkan dampak eksternal terhadap ekonomi nasional.
Di sisi lain, pemerintah juga ingin menjaga daya beli masyarakat agar tetap kuat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang terus berkembang.