Pemerintah Meksiko menyebut tarif baru itu berpotensi meningkatkan kandungan lokal dalam rantai produksi hingga 15 persen.
Selain itu, kebijakan tersebut diharapkan mendorong produsen dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor.
Baca Juga:
Claudia Sheinbaum Disudutkan AS, Ini Respons Pedas Sang Presiden Meksiko
Dalam proyeksinya, pemerintah Meksiko menyatakan kebijakan ini dapat menciptakan hingga 1,5 juta lapangan kerja baru.
Investasi domestik juga diperkirakan meningkat hingga 28 persen dari produk domestik bruto Meksiko.
Langkah proteksionis itu menuai kritik keras dari China.
Baca Juga:
Cetak Sejarah, Claudia Sheinbaum Perempuan Yahudi Pertama yang Akan Pimpin Meksiko
Pada Kamis (11/12/2025), Kementerian Perdagangan China secara terbuka mengecam kebijakan tarif impor Meksiko dan menyerukan penyelesaian melalui dialog.
“China selalu menentang kenaikan tarif sepihak dalam segala bentuknya dan mendesak Meksiko untuk segera memperbaiki praktik unilateralisme dan proteksionisme yang keliru,” kata Kementerian Perdagangan China.
Sementara itu, pemerintah Indonesia menilai kebijakan tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kepentingan nasional.