“Hal ini menunjukkan bahwa produk-produk UMKM kita memiliki daya saing,” ujar Budi.
Selain itu, Kemendag mendorong peningkatan konsumsi produk dalam negeri melalui berbagai program belanja nasional. Sepanjang 2025, tiga program belanja nasional berhasil mencatatkan transaksi signifikan, yakni EPIC Sale dengan total transaksi mendekati Rp 55 triliun, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) sebesar Rp 36,4 triliun, serta BINA Great Sale Indonesia 2025 yang mencapai Rp 31 triliun.
Baca Juga:
Mendag: ATTEC Perkuat Komunikasi Bisnis dan Dorong Ekspor Indonesia
Di sisi perdagangan luar negeri, Mendag menyampaikan bahwa sepanjang 2025 Kemendag berhasil menyelesaikan lima perjanjian dagang untuk membuka akses produk Indonesia ke pasar global. Perjanjian tersebut meliputi Indonesia–Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA), Indonesia–Canada CEPA, Indonesia–Peru CEPA, Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (Indonesia–EAEU FTA), serta Indonesia–Tunisia Preferential Trade Agreement (PTA).
Secara keseluruhan, hingga saat ini Indonesia telah mengimplementasikan 20 perjanjian dagang, dengan 15 perjanjian dalam proses ratifikasi dan 11 perjanjian lainnya masih dalam tahap perundingan.
[Redaktur: Alpredo]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.