WAHANANEWS.CO - Pemerintah merespons cepat penurunan harga ayam dan telur di tingkat peternak.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka menstabilkan harga yaitu dengan mendorong peningkatan konsumsi telur dan daging ayam melalui Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca Juga:
MBG Diprotes Mahasiswa, Pemerintah Tegas Bilang Program Tak Akan Disetop
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berharap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat menyajikan menu ayam atau telur hingga tiga kali dalam seminggu.
“Kami langsung telepon Kepala BGN, menyampaikan kalau bisa dalam satu minggu, biasanya konsumsi telur satu kali, bisa menjadi tiga kali, termasuk ayam,” ujar Amran dalam konferensi pers usai bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6).
Selain meningkatkan penyerapan produk peternakan, langkah ini juga selaras dengan program pemenuhan gizi masyarakat. Menurut Amran, BGN menyepakati usulan tersebut.
Baca Juga:
Anggaran MBG Rp268 Triliun Bakal Dihitung Ulang, Pemerintah Ungkap Alasannya
“Sehingga harga mulai merangkak naik, dan itu kita sepakati semua,” ucap dia.
Amran menuturkan Kementerian Pertanian juga telah mengumpulkan para peternak ayam dan telur untuk membahas sejumlah solusi.
Pemerintah berharap kebijakan peningkatan konsumsi telur dan ayam melalui program BGN dapat menjaga stabilitas harga sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan peternak di tengah fluktuasi pasar.
“Kami mengumpulkan peternak-peternak untuk ayam dan telur, kami kumpulkan, kami diskusi. Kemudian memberikan beberapa solusi,” katanya.
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.