“Siang ini, satu kloter material tower darurat telah mendarat dengan selamat di Aceh dan akan segera dibawa menuju titik kerusakan menggunakan helikopter untuk mempercepat proses pembangunan tower darurat,” ujar Eddi.
Eddi menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem membuat jumlah tower roboh bertambah dari lima menjadi dua belas sehingga PLN harus meningkatkan jumlah material dan mempercepat distribusi tower emergency untuk menjaga stabilitas kelistrikan Aceh.
Baca Juga:
PLN UID Jabar Perkuat Kompetensi EV di SMKN 8 Bandung, Dari Teori Jadi Praktik Nyata
PLN juga mengapresiasi dukungan penuh TNI Angkatan Udara melalui pengiriman material menggunakan pesawat Hercules yang sangat membantu menjangkau wilayah-wilayah yang tidak bisa ditembus jalur darat.
“Begitu material tiba, tim langsung bergerak mengirimkannya ke titik-titik prioritas untuk pembangunan tower darurat,” jelasnya.
Di sisi lain, PLN menambah personel dari berbagai unit di luar Aceh untuk memperkuat penanganan gangguan, pengamanan jaringan, dan percepatan pembangunan struktur sementara, bersamaan dengan koordinasi intensif bersama pemerintah daerah, TNI–Polri, dan BPBD agar proses pemulihan berjalan terpadu dan aman.
Baca Juga:
Lonjakan Transaksi SPKLU 4 Kali Lipat Saat RAFI 2026, PLN UID Jabar Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.