WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan tetap andal selama pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia pada Senin (17/8/2026).
Berbagai langkah antisipasi dilakukan, mulai dari pemeriksaan sistem, kesiapan peralatan pendukung, pengamanan berlapis hingga penempatan personel di sejumlah titik strategis.
Baca Juga:
ALPERKLINAS: Pengawasan Optimal Dibutuhkan untuk Kestabilan Interkoneksi Sistem Listrik Se-Kalimantan
Kesiapan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian peringatan hari kemerdekaan dapat berlangsung secara khidmat, aman, dan lancar.
Di saat masyarakat mengikuti upacara maupun berbagai kegiatan perayaan kemerdekaan, PLN memastikan pasokan listrik tetap tersedia dan mampu mendukung seluruh kebutuhan kelistrikan di lokasi kegiatan.
Di Jakarta, kawasan Istana Merdeka menjadi salah satu lokasi dengan prioritas pengamanan tertinggi karena menjadi pusat pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI.
Baca Juga:
Perbaikan Sistem di PLN Harus Didukung Masyarakat, ALPERKLINAS: Ini Kerja Strategis untuk Negeri
Untuk menjaga kontinuitas pasokan, PLN menerapkan pengamanan kelistrikan hingga lima lapis.
Sistem tersebut mencakup dua subsistem dan empat gardu induk yang diperkuat dengan empat penyulang, empat unit genset, delapan unit Uninterruptible Power Supply (UPS), serta ratusan personel yang disiagakan langsung di lokasi.
Seluruh unsur tersebut dipersiapkan sebagai langkah mitigasi apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan pada sistem utama.
Deputi Administrasi Sekretariat Presiden, Rika Kiswardani, menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan upacara di Istana Merdeka.
Personel PLN bersiaga mengawal keandalan kelistrikan selama pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang berlangsung di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026).
"Ini suatu hal yang cukup membanggakan karena kesiapsiagaannya luar biasa, dijaga betul, jangan sampai setitikpun kekeliruan di lapangan sudah diantisipasi, sehingga kita yakin betul dalam pelaksanaannya," ujar Rika.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan momentum penting dan sakral bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Menurutnya, PLN berkomitmen memberikan dukungan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan kemerdekaan dapat berlangsung tanpa gangguan kelistrikan.
”HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan momentum sakral bagi seluruh bangsa. Karena itu, PLN tidak hanya menyalurkan listrik, tapi juga menyalurkan semangat kebangsaan. Kami berdiri tegak bersama rakyat, memastikan setiap detik upacara berjalan tanpa gangguan. Listrik yang terjaga ini adalah wujud dedikasi kami untuk Indonesia yang maju dan merdeka seutuhnya," kata Darmawan.
Ia menjelaskan, keberhasilan PLN menjaga pasokan listrik di berbagai lokasi upacara merupakan hasil dari persiapan yang telah dilakukan secara menyeluruh sejak awal Agustus.
Persiapan tersebut meliputi asesmen kondisi sistem kelistrikan, simulasi beban, pemeriksaan dan pengujian peralatan, hingga penguatan koordinasi antarpersonel.
Selain itu, pola pengamanan juga disesuaikan dengan kondisi, karakteristik, serta tingkat kebutuhan kelistrikan di setiap lokasi.
Dengan demikian, langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila muncul potensi gangguan.
"Kami menyiapkan pengamanan berlapis serta personel dan peralatan pendukung untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan. Alhamdulillah, seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung dengan aman dan lancar," ujar Darmawan.
Darmawan turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), atas arahan serta dukungan yang diberikan dalam memastikan kesiapan sistem kelistrikan nasional selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Petugas PLN melakukan pengecekan langsung sekaligus berkoordinasi melalui radio komunikasi di area Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur guna memastikan seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi andal dan siap mendukung kelancaran Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026).
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, dalam hal ini Menteri ESDM, atas support yang luar biasa kepada PLN. Ini menjadi kekuatan bagi kami untuk memastikan seluruh sistem kelistrikan siap, andal, dan mampu mendukung setiap rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI," kata Darmawan.
Pengamanan kelistrikan tidak hanya difokuskan di Jakarta. Di Sumatera Utara, misalnya, PLN mengerahkan sebanyak 3.069 personel yang ditempatkan di 311 titik strategis selama masa siaga.
Penempatan personel tersebut dilakukan untuk mempercepat respons apabila terjadi gangguan sekaligus memastikan kegiatan masyarakat dalam memperingati kemerdekaan dapat berjalan lancar.
Sementara itu, di Jawa Timur, PLN memastikan daya mampu pasok pembangkit berada dalam kondisi memadai.
Keandalan pelaksanaan berbagai kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di wilayah tersebut juga didukung oleh 5.524 personel dan 1.309 unit peralatan pendukung.
Peralatan tersebut mencakup genset, UPS, gardu bergerak, armada crane, skylift, serta kendaraan operasional.
Di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, PLN menyiagakan 2.430 personel dan 287 peralatan distribusi.
Seluruhnya ditempatkan di 79 posko siaga dan 61 lokasi prioritas. Selain itu, sebanyak 471 kendaraan operasional disiapkan untuk menunjang mobilitas petugas sekaligus mempercepat proses penanganan apabila terjadi gangguan kelistrikan.
Pengamanan juga dilakukan di kawasan Indonesia Timur. Di Nusa Tenggara Timur (NTT), PLN mengerahkan 1.406 personel untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal selama seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Dukungan tersebut diperkuat dengan 133 unit peralatan, 321 kendaraan operasional, serta kesiapan material cadang untuk mempercepat pemulihan jika terjadi gangguan di lokasi prioritas.
Petugas PLN sedang melakukan pengujian UPS Mobile untuk menunjang kelistrikan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Lapangan Rujab Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar pada Senin, 17 Agustus 2026.
”Sistem utama di setiap daerah kami siapkan, sistem cadangan kami siagakan, dan personel kami tempatkan di titik-titik strategis se-Indonesia. Seluruhnya dipantau selama rangkaian kegiatan berlangsung agar setiap kondisi dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ucap Darmawan.
Menurut Darmawan, seluruh kesiapan tersebut merupakan bagian dari strategi pengamanan kelistrikan PLN yang dilaksanakan secara nasional.
Tidak hanya mengandalkan sistem utama, PLN juga menyiapkan sistem cadangan, peralatan pendukung, kendaraan operasional, serta personel yang dapat bergerak cepat ketika dibutuhkan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memastikan masyarakat di berbagai penjuru Indonesia dapat mengikuti dan merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan nyaman.
Keandalan listrik diharapkan dapat mendukung seluruh kegiatan, baik upacara kenegaraan maupun berbagai aktivitas masyarakat yang digelar dalam rangka memperingati hari kemerdekaan.
“Bagi PLN, mengawal peringatan HUT Kemerdekaan bukan sekadar menjalankan tugas kelistrikan. Ini adalah bentuk pengabdian kami untuk hadir di setiap momentum penting bangsa. Kami ingin seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung dengan khidmat, lancar, dan masyarakat dapat merayakan kemerdekaan dengan penuh kebanggaan,” pungkas Darmawan (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]