“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PLN. Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah dalam hal mengurangi emisi karbon secara aktif, meningkatkan efisiensi penggunaan energi, mengurangi impor bahan bakar, dan tentunya mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Raden.
Lebih lanjut, Raden menjelaskan bahwa komitmen Green Mining Realization tidak hanya diwujudkan melalui pembelian REC dari PLN.
Baca Juga:
PLN Journalist Awards 2025 Catat Rekor 1.329 Karya, Bukti Antusiasme Tinggi Insan Pers
PT BIB juga terus melakukan berbagai inisiatif ramah lingkungan, termasuk program elektrifikasi armada operasional pertambangan.
“Program ini menjadi salah satu yang pertama di Indonesia untuk skala besar, dengan target elektrifikasi pada 2026 sebesar 25 persen armada telah beralih ke listrik. Selanjutnya hingga 2028 ditargetkan mencapai 75 persen, serta pada 2028 - 2029 menuju target nol emisi,” jelasnya.
Dari sisi PLN, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara BUMN kelistrikan dan pelaku industri dalam mempercepat transisi energi nasional.
Baca Juga:
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan, Tebar Cahaya Berkah ke Seluruh Indonesia
Ia menilai peran sektor industri sangat strategis dalam mendorong penggunaan energi bersih sekaligus menjaga daya saing nasional di tengah tuntutan global terhadap praktik bisnis berkelanjutan.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (tengah) berfoto bersama Chief Operating Officer PT Borneo Indobara, Raden Utoro (kedua dari kanan), Direktur 2 PT Borneo Indobara, Edi Siswandoro (kanan), Chief Executive Officer Golden Energy Mine (Holding Company PT Borneo Indobara), Bonifasius Huang (kiri), dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Tengah, Iwan Soelistijono (kedua dari kiri) pascapenandatanganan jual beli layanan Renewable Energy Certificate di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (8/2/2026).
“Kami berkomitmen penuh mendukung daya saing industri nasional dengan mendorong pemanfaatan energi bersih dan ramah lingkungan. PLN tidak hanya menyediakan listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan produk hijau seperti REC untuk membantu pelanggan industri meningkatkan daya saing sekaligus berkontribusi pada agenda transisi energi nasional, khususnya green mining. Kolaborasi dengan sektor industri menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem energi bersih yang berkelanjutan,” ujar Adi.