WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus memperkuat budaya kerja profesional dengan menggelar kegiatan sosialisasi bagi Tenaga Alih Daya (TAD) di lingkungan kerjanya.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (16/4/2026) di Kantor PLN UIP Sulawesi ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan pemahaman pekerja terhadap aspek integritas, kepatuhan, keselamatan kerja, hingga pelayanan yang inklusif.
Baca Juga:
Gandeng Produsen Batu Bara, PLN Akselerasi Transformasi Tambang Berbasis Energi Bersih
Sosialisasi tersebut tidak hanya menjadi ajang penyampaian informasi, tetapi juga sarana pembinaan agar seluruh tenaga kerja, termasuk TAD, memiliki standar kerja yang selaras dengan nilai-nilai perusahaan.
Dalam kesempatan ini, PLN UIP Sulawesi menekankan pentingnya penerapan berbagai sistem manajemen, seperti Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan Sistem Manajemen Kepatuhan (SMK), yang menjadi fondasi dalam menciptakan tata kelola perusahaan yang bersih dan transparan.
PT PLN (Persero) UIP Sulawesi terus memperkuat budaya kerja profesional dengan menggelar kegiatan sosialisasi bagi TAD pada Kamis (16/4/2026) di Kantor PLN UIP Sulawesi.
Baca Juga:
Dukung Aktivitas WFH, PLN Tawarkan Promo Tambah Daya Listrik Setengah Harga
Selain itu, perusahaan juga mendorong penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta aspek keamanan dalam setiap aktivitas operasional.
Upaya ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kerja sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif.
Tak kalah penting, peningkatan kualitas pelayanan kepada kelompok rentan turut menjadi perhatian, sebagai bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan layanan yang adil dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menegaskan bahwa keberadaan tenaga alih daya memiliki kontribusi signifikan dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menegaskan bahwa keberadaan tenaga alih daya memiliki kontribusi signifikan dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan.
“Tenaga alih daya adalah bagian dari ekosistem kerja PLN. Karena itu, pemahaman terhadap integritas, kepatuhan, dan keselamatan kerja harus menjadi standar yang dijalankan dalam setiap aktivitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Aditya menekankan bahwa implementasi prinsip 4 No’s, penerapan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran, serta pelayanan yang mengedepankan empati dan inklusivitas menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman.
Materi sosialisasi disampaikan oleh sejumlah fungsi terkait yang berkompeten di bidangnya. Topik yang dibahas mencakup pemahaman mendalam mengenai SMAP dan SMK, penerapan K3 dan keamanan kerja, serta peningkatan kapasitas pelayanan bagi kelompok rentan.
PT PLN (Persero) UIP Sulawesi terus memperkuat budaya kerja profesional dengan menggelar kegiatan sosialisasi bagi TAD pada Kamis (16/4/2026) di Kantor PLN UIP Sulawesi.
Para peserta juga diingatkan akan pentingnya disiplin dalam mematuhi prosedur keselamatan, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta membangun budaya kerja yang menempatkan keselamatan jiwa sebagai prioritas utama.
Melalui kegiatan ini, PLN UIP Sulawesi kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang berlandaskan integritas, keselamatan, dan kepedulian sosial.
Seluruh tenaga alih daya diharapkan mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berorientasi pada pelayanan prima, sejalan dengan upaya transformasi PLN menuju perusahaan yang profesional, modern, dan berkelanjutan (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]