Wahananews, Jakarta. Co Dalam semangat bulan suci Ramadan 1447 H serta menjelang Hari Raya Idulfitri, PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cimahi terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait keselamatan ketenagalistrikan serta pemanfaatan layanan kelistrikan yang aman dan tertib. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di beberapa wilayah di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, di antaranya di sekitar Gardu CPN Desa Cihanjuang Rahayu serta di Kelurahan Cibeber melalui kegiatan penyuluhan kepada masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini, PLN memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai potensi bahaya listrik, khususnya bagi masyarakat yang membangun rumah atau bangunan di dekat jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM). PLN mengingatkan bahwa keberadaan bangunan yang terlalu dekat dengan jaringan listrik bertegangan dapat menimbulkan risiko keselamatan bagi penghuni maupun lingkungan sekitar. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memperhatikan jarak aman bangunan terhadap jaringan listrik serta memastikan instalasi listrik di rumah telah sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku.
Baca Juga:
Dari Masjid hingga SPKLU Jalur Mudik, PLN Pastikan Listrik Jakarta Andal Saat Idulfitri
Selain edukasi terkait keselamatan listrik, PLN juga menyampaikan pentingnya kepatuhan pelanggan dalam melakukan pembayaran tagihan listrik sebelum tanggal 20 setiap bulan guna menjaga kelancaran layanan kelistrikan. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diperkenalkan kembali dengan kemudahan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile yang memungkinkan pelanggan melakukan berbagai layanan kelistrikan secara praktis, termasuk pembayaran tagihan listrik, pengaduan gangguan, hingga permohonan layanan kelistrikan lainnya.
PLN juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan listrik secara ilegal karena selain melanggar ketentuan yang berlaku, tindakan tersebut juga dapat membahayakan keselamatan dan berpotensi menimbulkan gangguan pada sistem kelistrikan. Dalam sosialisasi ini, masyarakat turut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap oknum yang mengatasnamakan PLN dengan meminta bayaran atau pungutan biaya secara langsung atas pelayanan tertentu. PLN menegaskan bahwa seluruh layanan resmi dapat diakses melalui kanal resmi perusahaan, termasuk melalui aplikasi PLN Mobile atau kantor layanan pelanggan.
Manager PLN UP3 Cimahi, Aryta Wulandari, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya andal, tetapi juga aman bagi masyarakat. Aryta menjelaskan bahwa edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran akan potensi bahaya listrik sekaligus mendorong penggunaan listrik secara bijak dan sesuai ketentuan. Ia menambahkan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan, termasuk dalam menjaga keselamatan bersama dalam penggunaan energi listrik.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Dorong Peran Swasta Optimalkan Energi Bersih Listrik Demi Kualitas Lingkungan
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh PLN UP3 Cimahi dalam meningkatkan literasi kelistrikan kepada masyarakat. Sugeng menegaskan bahwa PLN terus berupaya hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Ia menyampaikan bahwa melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya keselamatan ketenagalistrikan serta dapat memanfaatkan layanan PLN secara lebih optimal.
Sugeng juga menambahkan bahwa menjelang Hari Raya Idulfitri, PLN berkomitmen untuk memastikan layanan kelistrikan tetap andal serta memberikan edukasi yang luas kepada masyarakat mengenai penggunaan listrik yang aman dan tertib. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan listrik serta pemanfaatan layanan digital PLN, diharapkan tercipta ekosistem kelistrikan yang lebih aman, transparan, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat luas.
[Effriani Simamora]