Wahananews Jakarta, Co. Semangat menghadirkan terang dan kebermanfaatan bagi masyarakat semakin terasa di bulan suci Ramadan 1447 H. Melalui Program Listrik Desa (Lisdes), PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cimahi berhasil menyelesaikan pembangunan jaringan listrik pedesaan di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung Barat pada minggu pertama bulan Maret 2026.
Program Lisdes merupakan inisiatif strategis PLN untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat di wilayah terpencil, tertinggal, dan terluar (3T). Program ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam mendukung target rasio elektrifikasi nasional mencapai 100 persen sebagaimana tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2029. Melalui pembangunan infrastruktur jaringan distribusi serta pemanfaatan energi terbarukan, PLN terus berkomitmen memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati listrik sebagai kebutuhan dasar yang mendukung kehidupan yang lebih baik.
Baca Juga:
Dari Masjid hingga SPKLU Jalur Mudik, PLN Pastikan Listrik Jakarta Andal Saat Idulfitri
Di wilayah kerja UP3 Cimahi, pembangunan jaringan listrik desa telah menjangkau sejumlah dusun di Kabupaten Bandung Barat, khususnya di Kecamatan Gununghalu, Sirnajaya, Cilangari, Tamansari, serta beberapa wilayah lain di Kecamatan Cisarua, Cipongkor, dan Rongga. Dari pembangunan jaringan tersebut, sebanyak 41 pelanggan Program Lisdes kini telah berhasil tersambung dan dapat menikmati layanan listrik PLN untuk mendukung berbagai aktivitas rumah tangga maupun kegiatan produktif masyarakat.
Manager PLN UP3 Cimahi, Aryta Wulandari, menyampaikan bahwa penyelesaian program Lisdes di bulan Ramadan ini menjadi momentum yang penuh makna bagi PLN dalam menghadirkan terang bagi masyarakat hingga ke pelosok daerah. Menurut Aryta, listrik bukan hanya sekadar energi, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia menambahkan bahwa dengan tersedianya listrik, masyarakat kini dapat menjalankan berbagai aktivitas dengan lebih nyaman, termasuk kegiatan ibadah di bulan suci Ramadan seperti sahur, berbuka puasa, hingga pelaksanaan ibadah malam.
Aryta juga menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan program ini tidak terlepas dari sinergi yang baik antara PLN dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat, yang selama ini terus mendukung upaya pemerataan akses listrik bagi masyarakat.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Dorong Peran Swasta Optimalkan Energi Bersih Listrik Demi Kualitas Lingkungan
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh tim PLN UP3 Cimahi dalam mempercepat realisasi pembangunan jaringan listrik desa. Ia menegaskan bahwa PLN terus berkomitmen untuk menghadirkan listrik yang andal dan merata sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menghadirkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Sugeng menambahkan bahwa di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, kehadiran listrik di wilayah pedesaan diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya dalam menunjang aktivitas sehari-hari, tetapi juga dalam mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, serta kehidupan sosial masyarakat. Sinergi yang telah terjalin antara PLN dan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat akan terus diperkuat untuk memastikan pembangunan jaringan kelistrikan pedesaan dapat terus dilanjutkan hingga menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan.
Melalui penyambungan 41 pelanggan Lisdes ini, PLN berharap kehadiran listrik dapat menjadi energi penggerak bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan serta mempercepat pembangunan daerah, sekaligus memperkuat komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat, khususnya di momentum Ramadan 1447 H yang penuh keberkahan.