WahanaNews.co | Pasar Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street gonjang-ganjing akibat jatuhnya harga saham Netflix sebesar 21,8 % pada Jumat (21/1/2022).
Buruknya pertumbuhan pelanggan layanan streaming Netflix menyebabkan saham perusahaan Amerika Serikat itu jatuh 21,8%.
Baca Juga:
Adaptasi Novel A.J. Quinnell, “Man on Fire” Sajikan Aksi dan Drama Psikologis
Hal itu semakin mengguncang pasar saham yang sudah terguncang oleh kekhawatiran terhadap bank sentral AS, Federal Reserve.
Federal Reserve akan memperketat kebijakan moneter dengan terlalu agresif untuk melawan inflasi.
Investor pun dibuat wait and see alias menunggu rincian dari pertemuan The Fed minggu depan.
Baca Juga:
Tayang di Netflix, ‘Sold Out on You’ Sajikan Romansa di Tengah Kesibukan Kerja
Sementara data kelihatannya belum menunjukkan laju kenaikan harga konsumen melambat selama beberapa bulan.
Itu membuat pekerjaan Bos The Fed Jerome Powell lebih sulit ketika dia mencoba menenangkan pasar.
"Kami tahu The Fed mulai berputar dan masalahnya adalah angka inflasi tidak akan mulai turun hingga akhir musim semi ini," kata Andrew Slimmon, direktur pelaksana Morgan Stanley Investment Management disadur detikcom dari Reuters, Minggu (23/1/2022).