Angka yang Bicara Sendiri
Dua tahun berjalan, hasilnya tak terbantahkan. Hingga pertengahan 2026, Bank Sampah KATA telah berkembang menjadi ekosistem ekonomi yang hidup.
Baca Juga:
Laba Bersih Naik 38,18 Persen, PLN ES Perkuat Bisnis Beyond kWh
Kini jumlah nasabah berjumlah 171 orang atau naik 119% dari 78 orang pada 2023. Pendapatan tahunan naik 312% dari tahun 2024. Kemampuan mengolah sampah plastik hingga 7,7 ton perbulannya dimana akan mampu mengurangi sampah plastik di kabupaten malang hingga 92,4 ton per tahunnya.
Sampah Menciptakan Pekerjaan
Salah satu dampak paling bermakna dari program ini adalah lahirnya lapangan pekerjaan. Bank Sampah KATA kini mempekerjakan13 orang dengan pembagian tugas yang terstruktur.
Baca Juga:
PLN ES Tutup Tahun Buku 2025 dengan Pendapatan Rp6,10 Triliun
Program ini menjadi bukti nyata komitmen PLN Electricity Services dalam mendorong kemandirian masyarakat melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Direktur Utama PLN Electricity Services, Susiana Mutia, menyampaikan bahwa keberhasilan sejati tidak diukur dari besarnya bantuan yang diberikan, melainkan dari kemampuan masyarakat untuk mengelola dan mengembangkan program secara mandiri.
“Program TJSL bagi kami bukan tentang memberi, melainkan tentang menumbuhkan. Ketika masyarakat Kampung Tape mampu mengelola sampah secara mandiri, menghasilkan pendapatan, dan menjaga sungai mereka tetap bersih, itulah ukuran keberhasilan sesungguhnya. PLN ES hadir bukan hanya menerangi rumah, tetapi juga menerangi masa depan komunitas,” kata Susiana.