Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh masyarakat Kampung Tape, yang kini mampu mengelola sampah secara mandiri sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.
Ketua Bank Sampah Kampung Tape (KATA), Ida Dwi Fitria, membagikan bagaimana program ini mengubah cara pandang dan kehidupan masyarakat setempat.
Baca Juga:
Laba Bersih Naik 38,18 Persen, PLN ES Perkuat Bisnis Beyond kWh
“Dulu kami tidak punya banyak pilihan, sampah ya dibuang, jadinya sungai kotor. Sekarang berbeda. Kami punya gudang, punya alat, punya penghasilan, dan yang paling berharga kami punya harapan. Lingkungan kami lebih bersih, anggota kami lebih sejahtera, dan kami tidak bergantung pada siapapun untuk mengelola ini semua,” ungkap Ida bangga.
Komitmen yang Terus Berlanjut
Melalui program TJSL ini, PLN ES menegaskan bahwa komitmen perusahaan bukan sekadar menghadirkan keandalan kelistrikan, tetapi juga menerangi kehidupan masyarakat secara lebih luas: menciptakan lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan ekonomi yang berdaya.
Baca Juga:
PLN ES Tutup Tahun Buku 2025 dengan Pendapatan Rp6,10 Triliun
Susiana menambahkan bahwa keberhasilan ini akan menjadi model yang bisa direplikasi. “PLN ES akan terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat agar program ini dapat berkembang dan direplikasi di wilayah lainnya,” tegasnya.
[Redaktur: Sandy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.