WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang dengan memastikan kesiapan infrastruktur serta penyambungan jaringan listrik di seluruh unit hunian yang telah rampung dibangun.
Dukungan ini menjadi bagian dari peran aktif negara dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang dan longsor di wilayah tersebut, melalui penyediaan prasarana dasar yang memadai.
Baca Juga:
Dua Jalur Aktif, PLN Perkokoh Sistem Kelistrikan Aceh melalui Transmisi Pangkalan Brandan–Langsa
Percepatan pembangunan Huntara beserta infrastruktur pendukungnya mendapat apresiasi langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto (depan) saat meninjau progres pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang pada Jumat, (2/1/2026). [Sumber foto: Biro Pers Sekretariat Presiden].
Presiden menilai kolaborasi dan sinergi yang solid antara kementerian terkait, Danantara Indonesia, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Pemerintah Daerah (Pemda) telah menghasilkan kemajuan yang signifikan dalam waktu relatif singkat.
Baca Juga:
Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tetap, PLN Dukung Upaya Pemerintah Jaga Daya Beli
Dari total pembangunan tersebut, sebanyak 600 unit Huntara direncanakan akan diserahkan kepada Pemda pada 8 Januari 2026 untuk kemudian didistribusikan kepada warga yang terdampak bencana.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas yang diikuti oleh jajaran menteri, kepala daerah, dan Direksi BUMN di kawasan Rumah Hunian Danantara (Huntara), Aceh Tamiang pada Jumat (02/01/2026). Dalam pertemuan tersebut, dirinya menyampaikan apresiasi atas progres pembangunan Huntara beserta infrastruktur pendukung yang sedang dikebut saat ini. Menurutnya, sinergi antar lembaga/kementerian mampu menghasilkan kemajuan signifikan dalam waktu singkat. [Sumber foto: Biro Pers Sekretariat Presiden].
"Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian, semua pihak telah bekerja dengan gemilang, dengan cepat,” ujar Presiden Prabowo.