WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Provinsi Aceh telah pulih sepenuhnya pascabencana.
Pemulihan ini ditandai dengan beroperasinya kembali seluruh gardu induk (GI) yang ada di Aceh, sehingga sistem kelistrikan utama kembali normal dan siap menyalurkan pasokan listrik secara andal.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Langkah Strategis PLN Hadirkan Giant Battery di Jawa Timur
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa pemulihan sistem utama menjadi fondasi penting sebelum listrik dapat kembali dinikmati secara merata oleh masyarakat hingga ke tingkat rumah tangga.
“Alhamdulillah, kini sistem kelistrikan Aceh telah pulih. Seluruh gardu induk sudah beroperasi normal, didukung pembangkit dan transmisi yang kembali berfungsi. Ini menjadi dasar agar pasokan listrik ke masyarakat bisa berjalan stabil,” ujar Darmawan, dikutip Rabu (15/1/2026).
Pulihnya sistem kelistrikan Aceh tidak terlepas dari beroperasinya kembali Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya yang memastikan pasokan listrik dapat disalurkan ke seluruh GI secara optimal.
Baca Juga:
Sambut Ramadan 2026, PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya 50% Melalui PLN Mobile
Selain itu, PLN juga berhasil menormalkan jaringan transmisi strategis, termasuk jalur Nagan–Sigli, Arun–Bireuen, serta Pangkalan Brandan–Langsa yang sempat terputus akibat banjir dan tanah longsor.
Meski sistem utama telah normal, PLN menegaskan bahwa proses penyaluran listrik ke jaringan distribusi hingga ke rumah warga dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian.
Hal ini terutama diterapkan di wilayah dengan tantangan geografis serta kondisi lapangan yang masih terdampak genangan air dan lumpur.