WahanaNews.co, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Tahun Buku 2025 menetapkan perubahan pada jajaran Dewan Komisaris dengan mengangkat Edwin Hidayat Abdullah sebagai Komisaris dan Anthony Leong sebagai Komisaris Independen.
Keduanya menggantikan Rionald Silaban dan Silmy Karim. Sementara itu, dalam agenda yang sama, perseroan tidak melakukan perubahan pada jajaran direksi.
Baca Juga:
Telkom Siap Pangkas Puluhan Anak Usaha, Dari 60 Jadi Hanya 14
Pengamat teknologi dan kebijakan digital Institut Teknologi Bandung (ITB), Agung Harsoyo, menilai susunan Dewan Komisaris dan Direksi Telkom yang baru memiliki kombinasi kepemimpinan yang kuat untuk mendorong agenda transformasi digital nasional sekaligus mempercepat restrukturisasi perusahaan sesuai arah kebijakan pemerintah.
Menurut Agung, komposisi tersebut dapat menjadi modal penting bagi Telkom untuk memperkuat posisinya sebagai penggerak utama ekosistem digital Indonesia di tengah tantangan industri yang semakin kompetitif.
“Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Telkom saat ini dapat menjadi kombinasi yang kuat untuk mempercepat agenda kedaulatan digital Indonesia sekaligus memastikan proses transformasi dan restrukturisasi perusahaan berjalan efektif,” ujar Agung.
Baca Juga:
Legislator Hinca Panjaitan Soroti SIPEF, Perusahaan Sawit Yang Beroperasi di Indonesia Tetapi Transaksi Saham di Bursa Eropa
Ia menyoroti kehadiran Edwin Hidayat Abdullah yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital. Menurutnya, pengalaman Edwin dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan digital nasional akan memberikan nilai tambah bagi Telkom, terutama dalam memperkuat sinergi antara perusahaan dan pemerintah.
Agung menilai Edwin memiliki pemahaman mendalam terkait pengembangan pusat data, kecerdasan artifisial (AI), layanan komputasi awan (cloud), hingga pembangunan ekosistem digital nasional. Pengalaman tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan Telkom dalam menghadapi dinamika industri digital global.
“Masuknya Edwin Hidayat Abdullah memberikan nilai tambah yang signifikan bagi Telkom. Beliau memahami arah kebijakan digital nasional sekaligus memiliki pengalaman yang dapat mendukung penguatan sinergi antara perusahaan dan pemerintah dalam mendorong transformasi digital,” katanya.