Lebih lanjut, Agung menilai kehadiran Edwin di jajaran komisaris bersama Angga Raka Prabowo yang menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital sekaligus Komisaris Utama Telkom dapat memperkuat kesinambungan antara kebijakan pemerintah dan strategi bisnis perusahaan.
Sinergi tersebut, kata dia, berpotensi mempercepat implementasi berbagai program prioritas Kementerian Komunikasi dan Digital, termasuk agenda T3 (Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga), melalui langkah-langkah transformasi dan restrukturisasi yang tengah dijalankan Telkom.
Baca Juga:
Telkom Siap Pangkas Puluhan Anak Usaha, Dari 60 Jadi Hanya 14
“Kolaborasi antara regulator dan pelaku industri akan semakin penting dalam mempercepat transformasi digital nasional. Kehadiran figur yang memahami aspek kebijakan sekaligus dinamika industri dapat membantu mempercepat penyelarasan antara strategi bisnis dan arah pembangunan digital Indonesia,” ungkapnya.
Di sisi lain, Agung juga menaruh harapan besar kepada kepemimpinan Direktur Utama Telkom Dian Siswarini yang didukung Direktur Keuangan Arthur Angelo Syailendra untuk melanjutkan berbagai agenda pembenahan perusahaan.
Menurut dia, tantangan yang dihadapi Telkom saat ini membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga kinerja bisnis sekaligus mempercepat transformasi menuju perusahaan digital yang lebih adaptif dan kompetitif.
Baca Juga:
Legislator Hinca Panjaitan Soroti SIPEF, Perusahaan Sawit Yang Beroperasi di Indonesia Tetapi Transaksi Saham di Bursa Eropa
Sebagai BUMN digital terbesar di Indonesia, Telkom dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung agenda kedaulatan digital nasional. Karena itu, keberadaan figur-figur yang memiliki pengalaman di bidang pemerintahan dan kebijakan digital di jajaran komisaris diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kebijakan dan eksekusi bisnis.
Selain itu, langkah tersebut juga dipandang dapat mempercepat transformasi perusahaan sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia dalam ekonomi digital global.
Dengan susunan komisaris yang baru, pasar menaruh harapan agar Telkom dapat memainkan peran yang lebih agresif dalam membangun ekosistem digital nasional, memperkuat infrastruktur digital strategis, serta menjadi salah satu motor penggerak visi Indonesia sebagai kekuatan digital di kawasan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya transformasi BUMN agar lebih sehat, efisien, dan kompetitif. Sejalan dengan arahan tersebut, Telkom terus menjalankan berbagai langkah transformasi, termasuk konsolidasi sejumlah anak usaha dan penataan struktur bisnis guna membangun organisasi yang lebih ramping dan fokus.