WahanaNews.co | PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) Nonpetikemas giat melakukan transformasi dan inovasi selama tahun 2024.
Hal tersebut merupakan upaya PTP Nonpetikemas untuk meningkatkan layanannya yang berfokus pada curah cair, curah kering, dan kargo umum.
Baca Juga:
Ini 77 Proyek Strategis Nasional yang Disetujui Prabowo, Banyak Melibatkan Pihak Swasta
Hasilnya, upaya tersebut terbukti sukses memberikan dampak positif bagi efisiensi operasional dan mendukung proyek strategis nasional.
Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani mengatakan, pihaknya telah melaksanakan standarisasi, sistemisasi, dan integrasi di seluruh pelabuhan dengan berlandaskan pada enam pilar utama.
Keenam pilar tersebut meliputi proses, teknologi, alat, HSSE (Health, Safety, Security, and Environment), infrastruktur, dan sumber daya manusia (SDM).
Baca Juga:
LMAN Kucurkan Rp 138,8 Triliun untuk 129 PSN, Tol dan IKN Dapat Porsi Besar
Implementasi sistem PTOS-M terbukti efektif, mengurangi waktu port stay hingga 33% dari rata2 dari 3 hari menjadi 2 hari dan meningkatkan keselamatan kerja.
"Transformasi ini juga membawa dampak positif seperti peningkatan efisiensi operasional, pengurangan biaya logistik, dan peningkatan keselamatan kerja. Implementasi sistem PTOS-M juga memungkinkan layanan operasional berjalan tanpa antrian, meningkatkan efisiensi dan transparansi,” ujar Indra.
PTP Nonpetikemas mencatat peningkatan produktivitas operasional hingga November 2024 di berbagai cabangnya berkat transformasi yang telah dilaksanakan.