Kesepakatan itu juga mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Iran, yang sebelumnya sempat terdampak ketegangan militer di kawasan.
Namun di lapangan, situasi masih memanas dengan aksi militer yang terus berlangsung di wilayah Lebanon selatan.
Baca Juga:
Ketegangan Kembali Terjadi, Iran Targetkan Markas Militer AS
Pada Rabu (8/4/2025), pesawat tempur dan artileri Israel dilaporkan menyerang puluhan permukiman di Lebanon selatan, termasuk di kota besar Tyre.
"Disampaikan oleh Trump, penghentian serangan Israel ke Lebanon tidak termasuk dalam perjanjian dengan Iran karena kelompok Hizbullah."
Pernyataan tersebut memicu respons dari Iran yang menilai serangan Israel tetap merupakan pelanggaran terhadap semangat gencatan senjata yang telah disepakati bersama Amerika Serikat.
Baca Juga:
Hizbullah Tegaskan Tak Akan Lucuti Senjata Sebelum Israel Tinggalkan Lebanon
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.