WAHANANEWS.CO - Gencatan senjata belum lama berjalan, namun serangan udara Israel kembali mengguncang Lebanon selatan dan menewaskan sedikitnya 14 orang, termasuk wanita serta anak-anak.
Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan korban tewas dalam serangan tersebut mencapai 14 orang, terdiri dari dua wanita dan dua anak, sementara 37 orang lainnya mengalami luka-luka.
Baca Juga:
Tegur Ibu Kasar ke Anak, Anggota TNI AD Dikeroyok di Stasiun Depok Baru
Serangan itu terjadi di tengah masih berlangsungnya gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hizbullah yang didukung Iran.
Media resmi Lebanon sebelumnya melaporkan militer Israel mulai menggempur wilayah selatan negara itu setelah mengeluarkan peringatan evakuasi terhadap tujuh lokasi.
Kantor Berita Nasional Lebanon menyebut pesawat tempur Israel menyerang kawasan Kfar Tibnit yang termasuk dalam wilayah peringatan evakuasi.
Baca Juga:
Viral Lansia Ditandu Sarung Sejauh 1 Kilometer Karena Ambulans Tak Bisa Masuk
Laporan tersebut juga menyebut adanya korban jiwa akibat serangan yang dilancarkan pada Minggu waktu setempat (26/4/2026).
Berdasarkan ketentuan gencatan senjata, Israel menyatakan memiliki hak bertindak terhadap serangan yang direncanakan, akan segera terjadi, atau sedang berlangsung.
Sejak gencatan senjata diberlakukan pada 17 April 2026, militer Israel dilaporkan berulang kali melakukan serangan di Lebanon dan tetap beroperasi di dalam garis kuning dekat perbatasan.