Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan satwa-satwa tersebut.
Pemilik Kebun Binatang Guigang, Yin Feifei, mengatakan para staf tetap berusaha mengamankan kandang hewan buas meskipun harus menghadapi derasnya banjir.
Baca Juga:
Cari Kerja Sesuai Keahlian Sulit, Fenomena ‘Anak Ekor Busuk’ Muncul di China
"Kami tidak dapat membiarkan predator melarikan diri selama banjir dan menciptakan risiko keselamatan publik tambahan," kata Yin Feifei.
Ia mengungkapkan tiga ekor singa dilaporkan mati tenggelam ketika banjir melanda kawasan kebun binatang.
Media lokal Shangyou News juga melaporkan lebih dari 16.000 ekor babi hanyut akibat banjir besar tersebut.
Baca Juga:
Pilot Pesawat yang Tabrak Menara CITIC Diduga Bertindak karena Alasan Pribadi
Dalam sejumlah video yang beredar, alat berat terlihat digunakan untuk mengangkat bangkai babi dari genangan banjir sebagai bagian dari upaya penanganan pascabencana.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.