W20 dikhususkan pada pemberdayaan perempuan. Kegiatan di Danau Toba nantinya akan diisi bagaimana peran perempuan dalam menjaga eksistensi budaya tenun.
Tak hanya itu, W20 akan menjadi potensi bagaimana produk tenun yang merupakan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) bisa dikenal di tingkat internasional.
Baca Juga:
Warga Pinggiran Danau Toba Diguyur Hujan Es, Ini Penjelasan BMKG
"Kita berharap ada penandatanganan kesepakatan dan kolaborasi negara-negara G20, pengumuman W20 Sispreneur Winner dan sesi networking," ucap Jimmy.
BPODT berkolaborasi dengan delapan kabupaten di kawasan Danau Toba untuk menampilkan produk-produk ekonomi kreatif pada gelaran W20. Pameran digelar selama 10 hari, 15 hingga 24 Juli 2022 di Pantai Bebas Parapat.
"Selain promosi UMKM, rangkaian kegiatan juga menyasar kepada isu lingkungan di Danau Toba. Para delegasi diajak dalam kegiatan melepaskan burung dan ikan endemik," Jimmy menuturkan.
Baca Juga:
Pemkab Samosir Dukung Terobosan HKBP Peduli Alam Kawasan Danau Toba
Disampaikan Jimmy, pihaknya berencana melepaskan burung perkutut di TCR yang juga berbatasan dengan kawasan hutan. Di areal danau, delegasi nantinya menabur benih ikan mujair dan nila.
Rangkaian kegiatan W20 di Toba Caldea Resort akan diisi dengan penanaman berbagai jenis pohon, yang nantinya akan dijadikan Taman W20 Summit Indonesia 2022.
"Ini adalah bentuk perhatian W20 terhadap kelestarian alam. Pariwisata di Danau Toba tidak bisa dipisahkan dari kelestarian lingkungan hidup. Ini promosi utama kita," Jimmy menandaskan. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.