Badan Meteorologi Jepang (MJA), menyatakan pada pukul 16.00 waktu setempat, topan bergerak ke utara-timur laut di lepas pantai prefektur Shimane. Namun, angin mulai melemah.
"Awan tebal dan area mata di sekitar pusat topan telah menghilang dan melemah dengan cepat," kata Ryuta Kurora, kepala unit prakiraan JMA, dikutip AFP.
Baca Juga:
Gempa 6.8 M di Jepang, Ini Penjelasan BMKG Soal Dampaknya di Indonesia
Jepang saat ini sedang menghadapi musim topan dan sekitar 20 badai setiap tahun. Badai itu kerap menyebabkan hujan lebat, tanah longsor atau banjir bandang.
Pada 2019, Topan Hagibis menerjang Jepang dan merenggut nyawa lebih dari 100 orang. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.