"Kami adalah bagian tak terpisahkan dari komponen bangsa ini dan tujuannya," paparnya. "Apakah tujuan kami, rasa sakit dan penderitaan kami...Mimpi kebebasan Palestina juga merupakan impian kami sendiri."
Menurut Atallah, tempat kelahiran Yesus Kristus mendambakan keadilan dan perdamaian dan menyerukan umat Kristen untuk berdoa untuk itu. "Perdamaian sejati, bukan penyerahan dan penerimaan agresi, penganiayaan, dan otoritarianisme," katanya. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.