Menteri Luar Negeri RI Sugiono dijadwalkan menyampaikan pernyataan nasional pada hari pertama sidang tersebut.
“Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, selaku Presiden Dewan HAM, Duta Besar Sidharto R Suryodipuro, akan membuka Sidang Tingkat Tinggi tersebut,” demikian keterangan tertulis PTRI Jenewa yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Baca Juga:
Saat Indonesia Mengecam, Delegasi Israel Tunjukkan Sikap Tak Respek di DK PBB
Momentum ini menjadi semakin penting karena sidang berlangsung bertepatan dengan peringatan 20 tahun berdirinya Dewan HAM PBB di tengah lanskap geopolitik global yang memanas serta tekanan finansial terhadap sistem multilateral PBB.
Di bawah kepemimpinan Indonesia, Dewan HAM PBB disebut akan tetap berpegang pada mandatnya dengan menjaga ruang dialog yang inklusif dan memperkuat kerja sama demi pemajuan HAM yang setara.
Sebagai Presiden Dewan HAM PBB, Indonesia mengusung tema “Presidensi untuk Semua” yang dimaksudkan sebagai komitmen membangun lembaga HAM yang inklusif serta menjembatani perbedaan melalui dialog konstruktif.
Baca Juga:
Ketegangan di Selat Hormuz, Kapal RI Masih ‘Parkir’, Thailand Sudah Jalan
Dalam kesempatan itu, Indonesia juga akan mendorong penguatan akses anak terhadap makanan bergizi sebagai bagian dari agenda nasional Presiden Prabowo Subianto.
Ditegaskan pula bahwa pemenuhan hak atas pangan dan hak anak merupakan bagian esensial dari perlindungan HAM sekaligus investasi strategis bagi pembangunan sumber daya manusia berkelanjutan.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.