WAHANANEWS.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dirinya akan merasa terhormat untuk bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei.
Langkah mengejutkan ini diambil di tengah upaya untuk menyepakati perjanjian besar guna mengakhiri perang antara Amerika Serikat dan Iran yang telah menyeret stabilitas global hingga memasuki bulan keempat.
Baca Juga:
Trump Ada di Lokasi, Penembakan Dekat Gedung Putih Bikin Panik Washington
Mengutip CNBC International, Jumat (5/6/2026), dilasnir dari CNBC Indonesia, Trump menegaskan kesediaannya tersebut saat menjawab pertanyaan dari para wartawan di Ruang Oval Gedung Putih, setelah dirinya memberikan pengumuman resmi terkait komoditas batu bara. Trump menyatakan ia membuka peluang penuh untuk bertatap muka secara langsung dengan pemimpin Teheran tersebut jika kesepakatan damai berhasil dicapai.
"Jika kita membuat kesepakatan, ada kemungkinan saya akan bertemu. Saya tidak keberatan dengan hal itu," ujar Trump di hadapan media.
Sebagai informasi, Mojtaba Khamenei ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi baru di Iran setelah ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, tewas terbunuh pada hari pertama pertempuran sengit meletus.
Baca Juga:
Bikin Trump Marah, Kepala Intelijen AS Mundur
Meskipun serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel telah menewaskan ayah serta anggota keluarga Khamenei lainnya, Trump secara mengejutkan mengaku tetap berekspektasi bahwa sang pemimpin baru Iran akan bersikap profesional.
"Di beberapa kalangan, dia sebenarnya memiliki reputasi yang sangat baik," tambah Trump lagi.
Hingga saat ini, sinyal yang beragam terus bermunculan dari meja negosiasi yang bertujuan untuk mengakhiri perang, di mana konflik tersebut telah mengacaukan pasar global serta memicu lonjakan hebat pada harga minyak bumi dan bensin.