Keputusan Duterte untuk mundur dari politik akan membuka jalan bagi puterinya.
“Ini memungkinkan Sara Duterte untuk maju,” kata Antonio La Vina, profesor hukum dan politik Universitas Ateneo de Manila.
Baca Juga:
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Positif COVID-19
Namun, La Vina mengatakan dirinya tidak mengesampingkan kemungkinan Duterte akan berubah pikiran dan menggantikan Go sebagai Calon Wapres.
Para calon diberi waktu hingga Jumat untuk melakukan pendaftaran, namun pembatalan dan penggantian masih dibolehkan hingga 15 November.
Jadwal itu memberi peluang adanya pergantian calon di menit-menit terakhir, seperti yang terjadi pada pemilu 2016 ketika nama Duterte masuk sebagai Calon Presiden dan memenangi Pilpres dengan selisih suara yang besar. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.