Duterte membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Tim hukumnya menyebut petisi impeachment tersebut cacat secara hukum dan hanya merupakan "fishing expedition".
Dilansir Reuters, jadwal pemungutan suara Senin dikonfirmasi Sekretaris Jenderal DPR Filipina Cheloy Garafil dan anggota komite kehakiman Leila de Lima. Jika lebih dari sepertiga anggota majelis rendah mendukung impeachment, maka proses otomatis dilanjutkan ke Senat untuk persidangan resmi.
Baca Juga:
Marcos Jr Tolak Penyelidikan Perang Berdarah Lawan Narkoba
Upaya pemakzulan ini menjadi pukulan terbaru bagi keluarga Duterte yang selama bertahun-tahun mendominasi politik Filipina.
Ayah Sara Duterte, Rodrigo Duterte, saat ini juga menghadapi tekanan internasional dan menunggu persidangan di Mahkamah Pidana Internasional terkait perang melawan narkoba selama masa pemerintahannya pada 2016-2022 yang menewaskan ribuan orang.
Konflik politik antara Sara Duterte dan Marcos juga terus memburuk dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga:
Mahfud MD Hadiri Pelantikan Presiden Filipina Marcos Jr
Tahun lalu, DPR Filipina sebenarnya sudah pernah meloloskan pemakzulan terhadap Sara Duterte. Namun keputusan tersebut dibatalkan Mahkamah Agung karena masalah prosedural.
Apabila akhirnya dimakzulkan, Sara Duterte berpotensi menjadi pejabat tertinggi Filipina yang mengalami proses tersebut sejak mantan Presiden Joseph Estrada pada tahun 2000. Persidangan Estrada kala itu gagal dilanjutkan setelah jaksa penuntut keluar dari sidang.
Selain Estrada, Filipina juga pernah memakzulkan tiga pejabat tinggi lainnya, termasuk seorang ombudsman dan kepala komisi pemilu yang mengundurkan diri sebelum persidangan selesai.