"Sudah telepon. Sudah telepon dan masih menunggu waktu MbS, belum bisa ketemu waktunya," kata Menteri Luar Negeri Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/3/2025).
Negara-negara Teluk yang dimaksud meliputi Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Oman, Kuwait, Qatar, dan Bahrain yang kini berada dalam pusaran dampak konflik regional tersebut.
Baca Juga:
Iran Terus Gempur Israel dan Aset Amerika, Kedubes AS Tak Sanggup Evakuasi Warganya
Pertemuan penting digelar Presiden Prabowo pada Selasa malam (4/3/2025) dengan mengundang presiden dan wakil presiden terdahulu, mantan menteri luar negeri, hingga ketua umum partai politik parlemen guna membahas eskalasi perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Pertemuan tersebut berlangsung sekitar empat jam sejak pukul 19.30 WIB dan baru berakhir sekitar pukul 23.30 WIB, dengan pembahasan utama terkait dinamika konflik dan posisi diplomasi Indonesia.
Situasi di Timur Tengah memanas setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama pada 28 Februari 2025 yang memicu babak baru ketegangan kawasan.
Baca Juga:
MK Tekankan Proporsionalitas Parliamentary Threshold demi Stabilitas dan Kedaulatan Rakyat
Akibat operasi militer itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan gugur dalam serangan pada Sabtu (28/2/2025) dan dikonfirmasi Iran sehari kemudian.
Iran pun langsung melancarkan serangan balasan pada hari pertama operasi tersebut dan meningkatkan intensitas serangan setelah kabar gugurnya Khamenei, dengan menargetkan wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.