WahanaNews.co | Ukraina telah melakukan serangkaian serangan lintas perbatasan yang menurut Moskow dapat memicu serangan balasan di Kyiv. Pejabat Rusia pada Kamis (14/4) mengatakan, helikopter Ukraina telah menabrak bangunan tempat tinggal dan melukai tujuh orang di wilayah Bryansk.
Bahkan, Gubernur wilayah Belgorod mengatakan desa-desa di sana juga diserang dan satu orang terluka. Disebutkan dua serangan yang diklaim di kota Bryansk, Rusia barat, tetapi tidak ada serangan udara.
Baca Juga:
Perang Makin Panas, Rusia Lancarkan 90 Drone Shahed Iran ke Ukraina
“Pada 14 April 2022, menggunakan dua helikopter tempur yang dilengkapi dengan senjata ofensif berat, personel militer Angkatan Bersenjata Ukraina secara ilegal memasuki wilayah udara Federasi Rusia,” kata komite investigasi Rusia dalam sebuah pernyataan.
"Bergerak di ketinggian rendah, mereka melakukan setidaknya enam serangan udara terhadap bangunan tempat tinggal di desa Klimovo," lanjutnya. Enam bangunan rusak dan tujuh orang terluka.
Dikutip kantor berita RIA, seorang pejabat kementerian kesehatan mengatakan dua orang terluka parah.
Baca Juga:
NATO Buka Pintu Normalisasi dengan Rusia, Tapi Ada Syarat
Kantor berita TASS mengatakan otoritas regional Bryansk menutup sekolah karena takut akan terjadi pemogokan lebih lanjut.
Dinas keamanan FSB Rusia mengatakan kepada televisi pemerintah, kendaraan rusak ketika sebuah pos perbatasan ditembaki mortir dari Ukraina dekat Klimovo pada Rabu (13/4).
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa kelanjutan "sabotase dan serangan" oleh pasukan Ukraina dapat memicu serangan di ibukota Kyiv.