“Ini merupakan dua insiden berbeda dan kami menanganinya sebagai dua insiden terpisah,” kata juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel.
Dalam upaya konfirmasi, media Israel The Times of Israel juga telah meminta keterangan kepada pihak militer Israel terkait insiden tersebut dan memperoleh jawaban serupa bahwa penyelidikan sedang berlangsung.
Baca Juga:
Dana Gereja Rp28 Miliar Raib, Eks Pejabat BNI Gunakan untuk Bisnis dan Mini Zoo
Sebelumnya, Kepala Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB Jean-Pierre Lacroix memastikan bahwa dua korban tewas dalam ledakan pada Senin merupakan warga negara Indonesia sehingga total tiga prajurit TNI gugur dalam kurun waktu 24 jam.
“Ia menyampaikan keterangan itu saat diwawancarai wartawan,” demikian disampaikan terkait pernyataan Lacroix mengenai insiden tersebut.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.